
tunas kelapa gading
bukan mau ikut pramuka lagi kalo saya pegang tunas kelapa. bibit kelapa gading ini rencananya mau saya tanam di halaman gigi susu, rumah mungil yang kami [saya dan istri, meski sebenarnya lebih pantas disebut milik istri karena saya cuman modal dikit] beli lewat KPR bank bertajuk Buruh Tani Nelayan.
gigi susu baru akan kami miliki secara utuh 10 tahun lagi. dengan cacatan kredit kpr terus terbayar. dan semoga bisa terbayar.
aneh. begitu komentar kawan saat saya bawa bibit kelapa gading ini ke pabrik. kawan menanyakan pilihan tanaman yang akan saya tandur.
tapi seorang kawan yang lain berkata berbeda, “nandur kelopo iku cen dienggo cucune, ga digawe sing nandur.”
wah saya sepakat untuk ini. kelapa memang akan membutuhkan waktu yang lama untuk membesar dan memunculkan buahnnya yang berwarna kuning gading. mungkin, saya atao istri tak akan sempat bisa melihatnya tumbuh besar. dan semoga anak-anak kami bisa melihatnya.
entah, sejak kapan saya suka pohon kelapa. yang pasti 10-15 tahun lagi, tunas kelapa ini akan menjadi kelapa yang cantik di halaman gigi susu.
sebenarnya saya juga pengen nandur duren. sepertinya enak dan keren, bisa makan duren dari halaman sendiri.
*foto : self potrait

Tjotjok itu, sam, nandur duren. Nanti (nanti nan lama….), kalau berbuah bagi-bagi, ya?!
@pak jun | hehehe, sik tak golek bibit duren
hore…. quote-mu di cuplik paman tyo…
@ bangsari :: hehehe, quote sing ndi yo.. ??
embuh lah pokoke seneng yen mas paman tyo seneng quote ku :p